Gawat Darurat:
(0285) 785299

Kemoterapi

Kemoterapi adalah terapi yang menggunakan obat-obatan untuk mengobati penyakit kanker. Seringkali hanya disebut dengan istilah “Kemo” mungkin untuk memudahkan dalam pelafalan dengan singkat. Ini merupakan salah satu dari banyak jenis pengobatan kanker seperti operasi dan terapi radiasi.
Terapi kanker dengan operasi dan radiasi akan membunuh, atau merusak sel-sel kanker pada daerah tertentu saja pada tubuh, sedangkan kemo dapat mencapai seluruh area tubuh. Kemoterapi dapat membunuh sel-sel kanker yang telah menyebar atau metastase, di mana kanker sudah menyebar jauh dari asal tumornya (tumor primer).
Apa Tujuan dan Cara Kerja Kemoterapi?

Tergantung pada jenis kanker dan stadiumnya, tujuan kemoterapi adalah untuk: Menyembuhkan kanker secara menyeluruh. Mencegah kanker agar tidak menyebar. Memperlambat pertumbuhan kanker itu sendiri. Membunuh sel kanker yang mungkin telah menyebar ke bagian lainnya. Meredakan atau menguragi gejala yang disebabkan oleh kanker.

  1. Efek sistemik: membunuh sel kanker dan sel yang bermetastasis
  2. Biasanya diberikan dalam kombinasi agar lebih efektif
  3. Berpengaruh pada jaringan dengan pertumbuhan cepat  spt: membran mukosa, sel rambut, sumsum tulang,  organ reproduksi
  4. Pembuangan urin, kotoran dan muntah harus di WC dan dibilas dengan air hingga bersih  (2 x 24 jam setelah kemoterapi )
  5. Diberikan secara diminum, disuntikkan pada pembuluh darah, dimasukkan kedalam rongga   tubuh dll
  6. Resiko terjadi kerusakan pembuluh darah akibat obat kemoterapi  untuk itu segera memberitahukan kepada perawat bila terasa sakit, rasa terbakar/ panas saat pemberian kemoterapi berlangsung
  7. Timbul garis kehitaman akibat pemberian kemoterapi pada tangan yang akan hilang setelah program pengobatan selesai.
  8. Bila menggunakan alat infus sentral, penggantian balutan setiap 3 hari untuk mencegah infeksi
  9. Kontrol 1mgg setelah pemberian kemo lakukan pemeriksaan darah ( DPL)

Mengatasi efek samping kemoterapi :
1.  Mual dan muntah

  • Hampir 80% pasien
  • Anti mual: Zofran, Narfos, Kytril, Primperan, Ativan dll
  • Waspada tanda dehidrasi

2.  Penurunan jumlah sel darah merah (RBC)

  • Menyebabkan  kekurangan Oksigen, kelemahan
  • Hgb 9.5-10 gm/dl perlu supplemen zat besi
  • Hgb ≤ 8 gm/dl perlu transfusi
  • Epogen untuk merangsang produksi RBC

3.  Penurunan  jumlah  sel darah putih (WBC/ Lekosit)

  • Resiko tinggi terhadap infeksi
  • Growth Factor (GCSF):  leukokine/ granocyte untuk merangsang pembentukan Lekosit
  • Ruang/kamar terpisah dari orang yang menderita infeksi (FLU atau penyakit menular lainnya)
  • Cuci tangan dengan benar
  • Ukur  suhu tubuh tiap 4-6 jam
  • Perhatikan: demam, tanda infeksi spt batuk/pilek dan jumlah lekosit dalam darah
  • Batasi pengunjung
  • Hindari tanaman hidup
  • Makanan: buah berkulit, dimasak matang, hindari makanan mentah/lalap

4.  Penurunan jumlah trombosit.

  • Observasi adanya perdarahan di urine/kotoran
  • Hindari penyuntikan secara secara langsung
  • Gunakan pencukur elektrik
  • Hindari penggunaan kateter dan termometer dubur
  • Hindari trauma mulut dengan penggunaan sikatgigi lembut, hindari penggunaan dental gloss dan jangan makan permen yang keras
  • Batasi pergerakan/ aktifitas berlebihan untuk mencegah perdarahan otak
  • Jika perlu gunakan “stool softeners” untuk menghindari mengejan
  • Tranfusi trombosit jika medis mengindikasikan

5.  Mukositis

  • Perlukaan pada dinding rongga mulut/saluran cerna
  • Kumur2 dengan  ½ NS dan ½ peroxide setiap 12 jam
  • Obat Topical analgesic
  • Hindari  mouthwash yang mengandung alkohol
  • Hindari makanan yang pedas dan keras
  • Monitor  status nutrisi pasien

6.  Rambut  Rontok

  • 2-3 minggu  setelah pengobatan
  • Semua rambut termasuk alis dan bulu mata
  • 4-8 minggu setelah pengobatan akan tumbuh kembali
  • Pergunakan wig/ kerudung/ topi
  • Perawatan kulit kepala tidak berlebihan

7.  Gangguan Saraf  Tepi

  • Kebas  dan kesemutan di jari tangan dan kaki
  • Hati-hati : gangguan keseimbangan  dan  jatuh
  • Alat bantu/ pendamping

 

 

 

Akreditasi RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan
LOWONGAN STAF REKAM MEDIS

Kirimkan segera berkas lamaran anda ke bagian administrasi/personalia RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan. Kualifikasi dan persyaratan dapat di unduh disini

WORKSHOP TATALAKSANA KASUS PERIODENSIA

Penyakit gigi dan mulut menduduki urutan pertama dari daftar 10 penyakit besar yang paling sering dikeluhkan masyarakat Indonesia. Persepsi dan […]